Social Icons

Senin, 21 Oktober 2013

Unit Pengelola Kegiatan kecamatan Depok





Depok adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kantor Kecamatan Depok dulunya berada di Komplek Kolombo No.50 A, Desa Catur Tunggal. Sekarang berada di Jalan Ring Road Utara, Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman.Lokasi ibu kota Kecamatan Depok berada di 7.75715‘ LS dan 110.39625‘ BT. Kecamatan Depok merupakan wilayah dengan pertumbuhan paling pesat di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Berada di Kawasan Utara Aglomerasi Kota Yogyakarta, Depok terasa istimewa dengan keberadaan berbagai perguruan tinggi, obyek vital, dan kawasan pemukiman baru. Kawasan yang terdiri dari 3 Desa dan 58 Dusun ini sudah sedemikian menyatu dengan kota Yogyakarta, sehingga batasnya tak kelihatan lagi. Kecamatan Depok dihuni oleh 127.908 jiwa (Data Kantor Kependudukan & Catatan Sipil, Kab. Sleman 2012) yang terdiri dari 66.189 laki-laki, dan 61.719 perempuan, mereka terbagi dalam 38.884 Kepala Keluarga.
Di Kecamatan ini terdapat berbagai tak kurang 39 perguruan tinggi diantara yang terkenal adalah Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Islam Negeri (IAIN Sunan Kalijaga) Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta, Universitas Atmajaya Yogyakarta, dan STIE YKPN Yogyakarta. Keberadaan berbagai perguruan tinggi tersebut menghadirkan ribuan pelajar, mahasiswa dan pendatang yang berdomisili di daerah ini.
Keistimewaan Kecamatan Depok semakin bertambah dengan keberadaan beberapa obyek vital seperti Bandar Udara Adisucipto Yogyakarta, Stadion Sleman dan Markas Polda DIY. Berbagai Pusat Perbelanjaan dan Hotel juga berlokasi di wilayah ini. Bagi yang tidak tahu, mungkin akan menganggap wilayah kecamatan Depok masih menjadi bagian kota Yogyakarta.


Adapun beberapa daerah yang membatasi diantaranya:
  1. Utara : Kecamatan Ngemplak, Sleman
  2. Timur : Kecamatan Kalasan, Sleman
  3. Selatan : Kota Yogyakarta
  4. Barat : Kecamatan Mlati, Sleman.
PPK, masuk di Kec. Depok sejak terjadinya bencana alam Gempa bumi tanggal 27 Mei 2006. sehingga sering disebut dengan Berkah “Disaat Bencana”. Pada tahun 2006 mendapatkan BLM sebesar Rp. 1.499.999.900. Memasuki tahun 2007, Kec. Depok juga ikut berpartisipasi dalam PNPM Mandiri Perdesaan dengan BLM sebesar Rp. 1.000.000.000.
Untuk merealisasikan dana kemasyarakat, maka dibentuklah Unit Pengelola Kegiatan (UPK) pada tanggal 13 September 2006. Pada tahun ini 2011, diantara beberapa pengurus yang ikut andil membidangi adalah Yoni Afrizal R, S.Hum (Ketua), Y. Budi Raharjo, SE (Bendahara), dan Lailatul Badriyah (Sekretaris).
Tahun 2012 ini, UPK Kecamatan Depok dipercaya dalam merealisasikan dana PNPM-MPd Integrasi sebesar Rp. 549.300.000. diantara kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan antara lain; SPP (simpan pinjam kelompok perempuan), Pelatihan pengelola PAUD dan Sarana dan Prasarana, yakni Sumur Peresapan Air Hujan (SPAH).
Adapun untuk memudahkan terlaksananya kegiatan, maka Kecamatan Depok memfasilitasi UPK dengan memberikan Kantor di Exs Kecamatan Depok Lama, yakni di Komplek Kolombo No. 50A Desa Caturtunggal.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Sample text

Sample Text

Sample Text